Beranda | Berita | Phyton Mengamuk, Ilham (13) Warga Sikabau, Dharmasraya Nyaris Dimangsa


Phyton mengamuk, Ilham (13) Warga Sikabau, Dharmasraya Nyaris dimangsa

10/04/2017 14:04:43 592

Dharmasraya, Infopublik- Semakin banyak masyarakat mengolah hutan untuk dijadikan lahan perkebunan, membuat habitat hewan semakin menyempit. Hal ini menjadi  salah satu pemicu banyaknya binatang buas yang memasuki areal perkampungan.

Menurut warga setempat, Miswar alais Buyuang Kociek (46) akhir akhirnya ini sering binatang buas measuk ke kampung, babi hutan sudah mulai menggali ketela pohon di belakang rumah warga, monyet berkeliaran di pekarangan rumah, dan terakhir sepasang Phyton mengamuk  mencari mangsa.

Diceritakan oleh Miswar, Sabtu (1/4/17) seekor Phyton betina dengan panjang 6,5 meter berhasil ditangkap Syaiful (54) warga jorong Parik Tarajak, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau punjung, Kabupaten Dharmasraya, Bumatera Barat. Ular yang dikenal masyarakat Sikabau itu dengan sebutan “Ula Kubuik” terlihat oleh Ipun (panggilan Syaiful) sedang berupaya memangsa seekor babi hutan. Namun karena mendengar suara langkah Ipun, ular tersebut beralih menyerangnya. Untunglah lelaki ini menguasai teknik penaklukan ular, dengan sigap dia memukul tengkuk ular Phyton, lalu mengikat ekornya.

Belum hilang resahnya warga Sikabau, kemaren Sabtu (8/4/17) kembali ular Phyton jantan memasuki area pemukiman penduduk. Kali ini, Ilham ilahi (13) yang nyaris menjadi korbannya.

Menurut Jamhur Ali (55), sore itu anaknya Ilham, bermaksud mengurung kambing, namun tiba-tiba seekor ular raksasa mencengkram kaki kanannya, yang mebuat Ilham tidak dapat berlari menyelamatkan diri. Bocah itu hanya mampu berteriak minta tolong. Mendengar teriakan Ilham, Jamhur alias Ibum bergegas menuju kandang kambing, dimana anaknya sedang dililit ular.

“Untung saya tiba pas waktunya, jadi nyawa anak saya bisa bisa terselamatkan. Terlambat saja kira-kira 15 menit, mungkin Ilham tidak kuat lagi menahan lilitan Phyton itu” imbuhnya.

Ketika informasi ini dikonfirmasi kepada Pemerintah Nagari, Walinagari Sikabau, Abdul Razak yang diwakili Sekretaris Nagarinya, Fitrawadi (31) membenarkan bahwa salah seorang warganya telah digigit ular Phyton kemaren (8/4/17). Saat ini korban sudah kembali ke rumahnya, setelah sebelumnya dirawat di Klinik Keluarga. Ditambahkan oleh pria lulusan UNAND 1998 itu, kondisi korban mengalami luka robek di kaki kiri, dan mengalami kelelahan karena kuatnya lilitan ular.

“Kami atas nama Pemerintah Nagari telah membezuk korban sesaat setelah kejadian. Bahkan walinagari juga memberikan bantuan obat” pangkasnya.