Header Illustration

Selamat Datang di Portal
PPID Pemerintah Kabupaten Dharmasraya

Cari informasi publik yang Anda butuhkan dengan mudah.

Berita & Informasi Terbaru

BENCANA KABUT ASAP DI DHARMASRAYA KIAN PARAH

BENCANA KABUT ASAP DI DHARMASRAYA KIAN PARAH

17 Sep 2019 | Admin


Pegawai Sekretariat Daerah Diberi Masker Gratis

Hari telah menunjukkan pukul 07.30 WIB saat Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya menggelar apel pagi. Ratusan pegawai yang apel pagi itu menggunakan masker. Bagian Administrasi Pembangunan membagikan masker bagi pegawai yang belum mengenakannya. Soalnya, kondisi kabut di awang awang Kecamatan Pulau Punjung atau ibukota Kabupaten Dharmasraya masih bertabur asap pekat.

Jarak pandang diperkirakan kurang dari 50 meter di Jalan lintas Sumatera. Pengendara sepeda motor dan sopir kendaraan roda empat menyalakan lampu supaya dikenali oleh pengguna jalan lainnya. Maklum, jarak pandang kian dekat saja. Di areal pesawangan kabut asap malah terlihat sangat parah. Jembatan kabel Batanghari misalnya, tidak terlihat dalam jarak 100 meter.

Akibat kabut asap ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya sudah mendeteksi adanya peningkatan kunjungan pasien di Puskesmas. Berdasarkan survailance yang dilakukan dinas itu, sedikitnya 5 persen telah terjadi peningkatan kunjungan pasien ke Puskesmas sejak kabut asap melanda Kabupaten berjuluk Ranah Cati Nan Tigo ini.

Kian parahnya kabut asap di Kabupaten Dharmasraya, Pemkab telah mengambil kebijakan untuk menunda proses belajar dan mengajar di sekolah mulai hari ini. "Anak anak diliburkan dan orang tuanya diharapkan mengawasi di rumah masing masing," ujar Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

Selain itu, Pemkab Dharmasraya juga menyiapkan fasilitas kesehatan agar dapat memberikan pertolongan terbaik manakala ada masyarakat yang mengeluh sakit akibat terpapar kabut asap. Sarana dan obat ubatan disiapkan, termasuk masker yang terus dibagikan secara gratis kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan.

Kabut asap yang menggelayur di atas bumi Dharmasraya diduga berasal dari provinsi tetangga. Meskipun ada juga peristiwa kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di dalam daerah. Banyak usulan dari para pejabat daerah, agar Pemkab Dharmasraya menggelar shalat istikarah untuk memohon hujan kepada Allah.

Fitur Aksesibilitas
Berbasis Audio
Ukuran Teks
Kontras Tinggi
Mode Monokrom
Sorot Link
Font Mudah Baca