BUPATI TINJAU LOKASI BANGUN PASAR MODERN DI KOTO BARU
BUPATI TINJAU LOKASI BANGUN PASAR MODERN DI KOTO BARU
DHARMASRAYA –Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Zubrizal, meninjau rencana lokasi pembangunan pasar modern di Kecamatan Koto Baru, Senin (17/4). Peninjauan lokasi ini dilakukan guna memastikan ketersedian lahan, untuk kemudian diusulkan ke Kementerian Perdagangan guna mendapatkan kucuran anggaran untuk pembangunannya.
Menurut Zubrizal, saat ini Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, tengah menyusun usulan anggaran ke pemerintah pusat untuk pembangunan pasar modern di beberapa kecamatan pada tahun 2018 mendatang.
“Aturan dari Kemendag, usulan pembangunan pasar modern ini harus dilengkapi langsung dengan rencana lokasi dimana pasar tersebut akan dibangun. Minimal pemerintah daerah menyediakan lahan 2 hektar untuk itu.Itulah kenapa saat ini kita melakukan peninjauan lokasi, untuk memastikan keadaan lahan yang akan dipakai untuk pembangunan pasar modern ini nantinya,†ujar Zubrizal.
Dari hasil tinjauan bupati di lapangan, yang saat itu juga turut didampingi oleh Camat Koto Baru, Berlian dan Wali Nagari Koto Baru, Z Lubis, di Nagari Koto Baru saat ini tersedia lahan kosong seluas 6 hektare yang dapat dijadikan alternatif untuk pembangunan pasar modern di Kecamatan Koto Baru. Namun, akses jalan menuju ke lokasi tersebut saat ini belum terbuka.
“Sebagai langkah awal, kita akan buka dulu akses jalan menuju ke lokasi ini, minimal 400 meter dari jalan lintas. Jika usulan kita ini dikabulkan pemerintah pusat, In Syaa Allah di Kecamatan Koto Baru ini akan berdiri pasar rakyat bernuansa modern, yang kita harapkan dapat memacu geliat perekonomian masyarakat setempat,†ujar bupati, saat diwawancara usai peninjauan lokasi.
Selain meninjau rencana lokasi pembangunan pasar modern,dalam kesempatan yang sama bupati juga meninjau pasar tradisional Koto Baru yang menurut rencana juga akan dilakukan revitalisasi.
“Ini juga sedang kita usulkan ke Pemerintah Pusat. Jika tidak dikabulkan, kita akan upayakan untuk menganggarkan melalui APBD,†beber bupati.
Sementara itu, informasi dari Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Zubrizal, untuk di tahun 2017 ini ada beberapa pasar yang dibangun melalui dana pusat. Diantaranya yaitu pasar modern di Kecamatan Koto Besar tepatnya di Nagari Abai Siat dengan dana Rp 6 milyar yang bersumber dari dana Tugas Perbantuan APBN. Menurut Zubrizal, pembangunan pasar modern itu saat ini sedang dalam proses penyusunan dokumen lelang dan akan segera dibangun. Ditargetkan, pembangunan pasar modern ini tuntas paling lambat akhir tahun 2017.
Kemudian pembangunan Pasar Ampalu di Kecamatan Koto Salak senilai Rp 200 juta, Pasar Panyubarangan di Kecamatan Timpeh senilai Rp 600 juta untuk penambahan los dan kios, kemudian Pasar Sopan Jaya di Kecamatan Padang Laweh senilai Rp 200 juta, yang kesemuanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus.(and)
