PPID

Kabupaten Dharmasraya

Kembangkan Budaya Baca Melalui Lomba Cerita Tingkat SD

gambar
Kembangkan Budaya Baca Melalui Lomba Cerita Tingkat SD

Dharmasraya, -  Sebanyak 22 murid mengikuti Lomba Cerita Tingkat Sekolah Dasar (SD) dengan tema “Menumbuhkembangkan Kegemaran Membaca dan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal”, yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya  di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Kamis (27/4).

Dilaporkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, Nasution, S.Pd, M.Pd melalui Sekretaris Dinas, Darmawan,SH bahwa membaca merupakan gerbang menuju kesuksesan. Justru itu, budaya baca harus ditumbuh-kembangkan sejak dini kepada anak-anak. Beberapa kegiatan sudah dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk mengembangkan budaya baca masyarakat, antara lain dengan menggelar pustaka keliling, memberikan bantuan buku ke sekolah, dan termasuk penyelenggaraan lomba cerita hari ini, katanya.

Darmawan menjelaskan kegiatan tersebut diikuti oleh 22 peserta, berasal dari utusan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Dharmasraya.

“Kabupaten Dharmasraya memiliki 11 UPT Pendidikan kecamatan, masing-masing UPT mengirim 2 utusan, jadi jumlah peserta lomba  22 orang”, ungkapnya.

Ditambahkannya, pihak panitia sudah menyediakan hadiah, dalam bentuk piagam penghargaan, trophy dan uang pembinaan dengan total dana  sebesar Rp4.500.000, Semua pendanaan berasal dari APBD Kabupaten Dharmasraya melalui DPA Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Dharmasraya.

Kegiatan lomba  dibuka secara resmi oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, SE yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Irsyad, MM, di GPU Pulau Punjung, Kamis (27/4).

Dalam sambutannya, Irsyad menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang telah sukses menggelar lomba cerita tingka SD, karena menurut keyakinannya, kegiatan seperti ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan minat baca murid. Sebelum seseorang bercerita, biasanya dia akan membaca beberapa literatur, katanya.

Pelaksanaan lomba bercerita bagi murid SD, pada dasarnya merupakan upaya kita untuk mempromosikan nilai-nilai budaya yang tumbuh di Kabupaten Dharmasraya. Sangatlah tepat ketentuan yang ditetapkan pihak penyelenggara, dimana setiap peserta harus menceritakan karya dari penulis Dharmasraya, imbuhnya.

*MTh**

Berbasis Audio