VERIFIKASI CALON ADIWIYATA TINGKAT MANDIRI TAHUN 2017
VERIFIKASI CALON ADIWIYATA TINGKAT MANDIRI TAHUN 2017
Dharmasraya---Satu lagi prestasi tingkat Pusat kembali ditoreh Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Lingkungan Hidup, tepatnya pada hari Rabu tanggal 17 Mei 2017 Tim Penilai Adiwiyata Tingkat Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia Jakarta bersama Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Sumatera Barat telah melaksanakan Verifikasi terhadap calon sekolah Adiwiyata Tingkat Mandiri di SMPN2 Pulau Punjung dari 10 calon Sekolah Adiwiyata Mandiri Sesumatera Barat.
SMPN2 Pulau Punjung menjadi pelopor Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Dharmasraya, bermula pada tahun 2013 melalui Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten yang diserahkan oleh Bupati Dharmasraya. Setahun berikutnya sekolah tersebut melaju mencapai sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi melalui penghargaan Adiwiyata Tingkat Propinsi yang diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat. Selanjutnya pada tahun 2015, SMPN2 Pulau Punjung tercatat sebagai satu-satunya sekolah dari Kabupaten Dharmasraya yang berhasil meraih penghargaan Skala Pusat Bidang Lingkungan Hidup yakni Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional melalui penghargaan Adiwiyata Nasional dari Menteri Lingkungan Hidup. SMPN2 Pulau Punjung harus melakukan pembinaan kepada 10 sekolah yang ditetapkan oleh SK Bupati (untuk menjadi sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten), sehingga SMPN2 Pulau Punjung bisa dicalonkan menjadi Sekolah calon Adiwiyata tingkat mandiri ditahun 2017.
Penghargaan Adiwiyata adalah penghargaan yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil mendidik guru, siswa dan masyarakat sekitar lingkungan sekolah menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup. Penilaian Adiwiyata didasarkan pada 4 kriteria, yakni; pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, pengembangan kegiatan berbasis partisipatif, dan pengelolaan dan pengembangan sarana pendukung sekolah. Penganugerahan penghargaan Adiwiyata merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup.
Sebagai calon sekolah Adiwiyata Tingkat Mandiri, menurut Bapak Alfred selaku tim penilai dari KLHK, SMPN2 Pulau Punjung memiliki 3 (tiga) keunggulan bidang lingkungan. Pertama sekolah ini mampu mengelola limbah kertas menjadi kertas daur ulang, kedua pengelolaan limbah kain handuk menjadi pot bunga dan ketiga sekolah adiwiyata ini telah menghasilkan minuman sehat dari olahan jahe merah. Minuman jahe merah menjadi minuman sehat yang diolah sendiri dan diminum oleh murid-murid beserta guru.
Kegiatan verifikasi sekolah Adiwiyata Tingkat Mandiri terdiri dari 3 tingkatan verifikasi yang pertama verifikasi yang dilakukan oleh Tim Adiwiyata Tingkat Kabupaten, kedua verifikasi yang dilakukan oleh Tim Adiwiyata Provinsi, ketiga verifikasi yang dilakukan oleh Tim Adiwiyata Pusat. Sementara verifikasi oleh Tim Adiwiyata Pusat ada 2 yaitu verifikasi yang dilakukan dalam bentuk dokumen soft copy pada bulan maret 2017 (Lolos Seleksi) dan verifikasi yang dilakukan terhadap dokumen hard copy dan lingkungan fisik sekolah pada tanggal 17 Mei 2017. Kegiatan verifikasi sekolah Adiwiyata Tingkat Mandiri tersebut didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bapak H. Adlisman, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dharmasraya Ibu drg. Erina, MKM beserta staf, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Sekretaris Camat Pulau Punjung serta Sekretaris Nagari Sikabau.
Bapak Riwahono, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMPN2 Pulau Punjung berterima kasih kepada Tim Pembina Adiwiyata Kabupaten Dharmasraya yang telah mengantarkan SMPN2 Pulau Punjung menuju sekolah Adiwiyata Tingkat Mandiri, dengan harapan pada tanggal 5 Juni 2017 mendatang, SMPN2 Pulau Punjung berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri yang diharapkan selama ini.
